Aspal yang ‘Cepat Tua’ di Pekerjaan Jalan Limakoli Disindir Tipis-tipis

LIMAKOLI, ROLLE.id–Jalan Limakoli–Seubela yang baru selesai dikerjakan sekitar tiga bulan lalu menuai sorotan publik, melalui unggahan di grup Facebook, Anak Rote Anti Koruptor (Arak), Kamis (19/3).

Proyek bernilai belasan miliar rupiah itu disebut mengalami kerusakan di sejumlah titik, memantik tanda tanya atas kualitas pengerjaannya.

Sorotan tersebut bermula dari unggahan akun Facebook @Ronal yang menyertakan tiga foto kondisi jalan yang dinarasikan rusak.

Unggahannya sontak memantik gelombang komentar dari warga net, dengan memunculkan perbandingan kualitas jalan yang kini masih bertahan.

Melalui akun @Faldi Polin, menyinggung kualitas proyek lama yang dinilai lebih teruji. Bahkan dalam komentarnya, ia menyarankan kontraktor belajar dari proyek yang telah bertahan belasan tahun.

Pernyataan itu diperkuat oleh @Ferdinan Siokain, yang menyebut ruas Oele–Talae sejak 2007 masih dalam kondisi baik.

Kontras ini menjadi kritik terbuka terhadap proyek baru, justru lebih cepat menunjukkan tanda kerusakan.

Di sisi lain, dugaan lemahnya kualitas teknis ikut mencuat, soal ketebalan aspal yang dinilai tidak cukup menjamin kekuatan jalan dalam jangka panjang.

Kecewanya begitu terasa yang ditulis bernada sindiran, mencerminkan hilangnya kepercayaan publik terhadap kualitas pembangunan.

“Abis tebal aspal hanya 2–3 cm, karmana (bagaimana) ko (bisa) kuat (tahan lama),” sindir akun @Otniel Muskananfola, yang merespon postingan @Ronal. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.