Di Balik Pengrusakan Gedung DPRD Rote Ndao, Sekwan Akui Didekati Adik Erasmus, Endingnya Bikin Cerah

BA’A, ROLLE.id–Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Rote Ndao, Yesi Dae Panie, mengungkap sejumlah hal di balik dugaan pengrusakan aset daerah oleh sekelompok orang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pesisir (GMP), Kamis (16/4) lalu.

Dampaknya yang dirasa merugikan daerah, sehingga langkah tegas dan terukur ditempuh dengan membuat Laporan Polisi (LP) sehati setelah kejadiannya, Jumat (17/4).

LP yang terigister dengan nomor LP/B/7OIV/2026/SPKT/Polres Rote Ndao/Polda Nusa Tenggara Timur, tanggal 17 Aprl 2026, memuat dampak yang ditimbulkan oleh tindakan anarkis GMP, yang diduga merusak pintu gerbang, dan menerobos masuk ke dalam kantor.

Bahwa, di balik keseriusan Sekwan Yesi, dengan membuat LP, publik pun menanti kelanjutannya dengan mengacu pada kejadian serupa yang menyeret dan menjerat Yunus Panie untuk mempertanggungjawabkan di muka hukum.

“Sebagai tupoksi, beta (saya) su laksanakan (sebagai Sekwan). Secara individu beta sonde ada urusan,” tegas Sekretaris DPRD (Sekwan) Rote Ndao, Yesi Dae Panie, saat dikonfirmasi ROLLE.id (Rote Malole) di gedung DPRD, Rabu (3/6).

“Biarlah dia (proses) berjalan dengan sendirinya dalam senyap,” ungkapnya.

Lanjutnya dengan menjelaskan porsi kewenangan yang melekat dalam kapasitasnya sebagai Sekwan.

Bahwa, dari penjelasannya soal LP yang sudah dibuatkan beberapa waktu lalu itu, rasa-rasanya sekadar membentengi diri sebagai pemenuhan administrasi atas kerusakan aset daerah yang digunakan di gedung DPRD.

“Beta (saya) lapor sebagai Sekwan, sebagai pengguna barang, pengelola pa Sekda. Karena beta yang lagi gunakan (aset daerah)  maka tanggung jawab administrasi,” jelas Sekwan Yesi.

“Jujur sa (saja) ka Adit Frans (adik Erasmus Frans Mandato) su pendekatan dengan beta. Beta sampaikan tidak bermaksud apa-apa,” ungkapnya.

“Beta hanya perlu minta maaf. Sampai sekarang tidak ada, itulah masalahnya,” ungkapnya lagi. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.