DAIFA’DIN, ROLLE.id–Setahun lalu, keluhan terhadap kerusakan berat pada spillway Embung Bapalama disampaikan petani kepada Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan yang saat itu diundang bersama anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin.
Tak hanya berkeluh, masyarakat berharap ada perhatian serius agar sumber air yang menjadi penopang pertanian mereka dapat kembali berfungsi normal. Di mana, air yang tertampung saat musim hujan tidak bisa dimanfaatkan di musim berikutnya.
Sehingga ada harapan yang digantung saat dirinya diantar petani untuk melihat secara langsung kondisi emhung yang dikeluh rusak.
“Waktu itu ada syukuran setelah habis tanam padi, para petani mengundang kami untuk ada dalam sukacita itu,” jelas Wabup Apremoi, dalam chat WhatsApp kepada ROLLE.id (Rote Malole) Minggu (7/6).

“Kebetulan ada anggota DPRD Provinsi NTT juga ada, sehingga kami diantar ke embung yang dimaksudkan,” sambungnya.
“Saya bilang ke masyarakat bahwa kita pemerintah daerah juga punya keterbatasan anggaran sehingga keluhan tersebut didorong ke provinsi,” ungkapnya dalam isi chatnya.
Lanjutnya dengan penuh syukur bahwa, dari dukungan anggota DPRD tersebut, kerusakan tersebut kini sementara ditanggunglangi melalui Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.

“Di depan para petani waktu itu, pa Simson sendiri yang menyampaikan bahwa kerusahakan tersebut menjadi atensi dan dikawalnya,” jelas Wabup Apremoi.
“Nah, selang beberapa waktu kemudian, beliau (Simson Polin) datang bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II adalah Parlinggoman Simanungkalit ke lokasi itu dan pastikan untuk diperbaiki,” sambungnya menjelaskan.
Dari kunjungan tersebut, disebutnya ada harapan yang mulai menemukan jalannya. Suasana itu dirasakannya saat meninjau kembali lokasi Embung Bapalama, dan menyaksikan secara langsung progres pekerjaan yang sedang berlangsung.

Bahwa, kunjungan itu diakuinya menghadirkan perasaan yang berbeda. Jika sebelumnya ia datang mendengar keluhan dan kegelisahan petani, kini ia melihat optimisme yang mulai tumbuh di tengah masyarakat.
“Suasana bahagia bercampur haru dan penuh syukur beta (saya) rasakan saat berkunjung dan meninjau progres pekerjaan Embung Bapalama di Kecamatan Rote Tengah baru-baru ini,” tulis Wabup Apremoi.
“Di wajah-wajah para petani, beta (saya) lihat ada harapan yang tumbuh kembali. Dan dari senyum mereka, menjadi bukti bahwa ketika perhatian diwujudkan dalam tindakan nyata, maka itu menjadi sukacita tersendiri,” sambungnya. (*/ROLLE/JIT)






