KUPANG, ROLLE.id–Memasuki hari pertama bulan Juni yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Wakil Bupati (Wabup) Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan mengajak masyarakat menjadikan Pancasila untuk merekat persatuan dalam keberagaman.
Menurut Apremoi, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup yang telah menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki bangsa ini.

Di mana, kekuatan Indonesia selama ini disebutnya tidak lahir karena seluruh rakyat memiliki latar belakang yang sama. Tetapi kemampuan untuk hidup berdampingan dalam perbedaan.
Sehingga di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang, semangat persatuan dinilai menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa.
“Di hari pertama bulan Juni, Pancasila mengingatkan kita bahwa kekuatan terbesar bangsa ini bukan terletak pada kesamaan, melainkan kemampuan untuk bersatu dalam keberagaman,” tulis Wabup Apremoi di akun Facebooknya @Apremoi Dethan.
Dalam postingannya, ia menulis nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetap relevan hingga saat ini karena mengajarkan penghormatan terhadap kemanusiaan, keadilan sosial, dan kehidupan yang damai.

Untuk itu, masyarakat Rote Ndao, diajaknya untul menjadikan momentum bulan baru sebagai kesempatan memperkuat rasa persaudaraan dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, diyakininya bahwa, Indonesia yang rukun dan harmonis akan menjadi contoh bagi dunia tentang pentingnya hidup berdampingan dalam perbedaan.
“Mari sama-sama membuka lembaran bulan ini dengan semangat persatuan, gotong royong, dan saling menghargai,” tulis Wabup Apremoi.
“Dari Indonesia yang rukun, lahir harapan bagi perdamaian dunia. Pancasila: pemersatu bangsa, fondasi perdamaian dunia,” sambungnya dalam isi postingan. (*/ROLLE/JIT)






