Miris, Ini Ucapan Tak Senonoh Terduga Pelaku Penembakan Willi Mbuik, Endingnya Ada Tanya Keluarga

BA’A, ROLLE.id–Pihak keluarga Willi Mbuik, salah satu korban meninggal dunia dalam aksi kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, sempat menghubungi terduga pelaku penembakan.

Melalui sambungan komunikasi via Video Call (VC) dari telepon seluler milik Willi, rekaman percakapan itu kemudian viral di media sosial (medsos) Facebook.

Yakni dari akun Facebook @Efendi Hartoyo Muda, tampak seorang pria yang diduga sebagai pelaku penembakan Willi, tersambung dalam panggilan video dengan pihak keluarga korban.

Percakapan tersebut berlangsung dalam suasana tegang. Bahkan pria di balik panggilan VC itu terlihat mengacungkan jari tengah sambil tertawa dan mengeluarkan ucapan yang tak layak.

“F*ck you, hahaha,” ujar terduga pelaku kepada keluarga korban, sebagaimana dalam rekaman yang viral di bagikan ratusan kali di platform Medsos Facebook.

Keluarga Pertanyakan Alasan Penembakan Willi Mbuik

Selain sedih, pihak keluarga dalam rekaman tersebut, juga merasa kesal akibat tindakan penghilangan nyawa anggota keluarganya.

Sayangnya, pria di balik panggilan VC itu, tetap merespons keluarga Willi Mbuik dengan nada mengejek, dan menantang balik pihak keluarga.

“Mau tambah?,” tantang pria yang diduga sebagai anggota KKB, dan terduga pelaku penembakan Willi Mbuik.

Pembicaraan terus berlangsung cukup tegang. Kemudian berlanjut pada sebuah pertanyaan paling mendasar, yakni apa salah Willi Mbuik, sehingga harus dijadikan sasaran moncong senjata KKB.

Sebab, selain perempuan, Willi, sedang melaksanakan tugas yang dipercayakan negara kepadanya di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Sehingga bagi keluarga, peristiwa tersebut harus diungkap secara terang, agar tidak ada lagi keluarga lain yang harus menerima kabar kehilangan orang tercinta yang menjalankan tugas jauh dari rumah.

“Anak saya masalah apa kau bunuh, kau tembak?,” tanya pihak keluarga. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.