Tekanan Massa Pendukung Terdakwa EFM Disinyalir Bikin Tunda Sidang Tuntutan, Lanjut di Ujung Maret

BA’A, ROLLE.id–Aksi massa pendukung terdakwa penyebar informasi bohong (hoaks) Erasmus Frans Mandato (EFM) berkonsentrasi di depan gerbang Pengadilan Negeri Rote Ndao, Kamis (12/3).

Dari aksi yang dilakukan penuh tekanan terhadap proses peradilan itu, disinyalir memicu tertundanya agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa EFM.

Terpantau ROLLE.id (Rote Malole), sekelompok massa yang berkisar puluhan orang berkumpul itu mengambil posisi tepat di depan pintu masuk pengadilan setempat.

Situasinya sempat memanas ketika beberapa orang dalam kerumunan itu, melakukan aksi bakar ban bekas di ruas jalan depan pengadilan.

Akibatnya, badan jalan yang seharusnya digunakan oleh masyarakat umum harus terhalang. Dan aparat kepolisian mengalihkan arus lalu lintas ke jalur sebelahnya.

Belum lagi suara keras dari orator yang menggunakan pengeras suara, menghadirkan suasana yang sangat mengganngu aktifitas pemerintahan dan publik. Terlebih rencana sidang yang terjadwal saat itu.

Dengan situasi yang tidak kondusif, memantik kesiap-siagaan aparat keamanan untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan. Begitu juga majelis hakim yang langsung menyampaikan langkahnya.

“Bisa jadi gara-gara itu makanya majelis hakim tunda sidang,” kata Yopi Nggadas, koordinator umum massa pendukung PT Bo’a Development kepada ROLLE.id (Rote Malole), Kamis (12/3).

“Dan hakim tunda sidang ke tanggal 30 Maret karena memang situasinya dinilai kurang memungkinkan,” sambungnya. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.