BA’A, ROLLE.id–Ada secercah harapan di tengah hiruk-pikuk kecemasan publik Rote Ndao soal pasokan energi listrik.
Kondisi tersebut dipicu cuaca extrem, sehingga kapal pengangkut Bahan Bakar yang (BBM) belum bisa diijinkan menyeberang selat Pukuafu.
Mengakibatkan pemadam secara total atau menyeluruh (sistem Rote 100 %) dengan kembali menyalakan di waktu-waktu tertentu.
Kini, ada secercah harapan yang muncul dengan rencana distribusi BBM ke Rote Ndao, dengan menggunakan sebuah kapal.
Sekaligus menjadi solusi terhadap pemenuhan kebutuhan BBM, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rote Ndao, untuk kembali mengalirkan energi listrik secara normal ke semua pelanggan.

“Smoga bsk (besok) sre (sore) sdh (sudah) bsa (bisa) berlayar,” harap Manager ULP Rote Ndao, Yohanes Fernades Lay, Minggu (25/1).
“dengan menggunakan kapal navigasi,” sambungnya dalam room chat WhatsApp kepada ROLLE.id (Rote Malole).
Harapan yang sama, sebelumnya disampaikan anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, sembari mohonkan dukungan doa dari seluruh warga Rote Ndao.
“Mari papa bo’i, mama bo’i, to’o-te’o dan kaka-adi bo’i, sama-sama katong doakan semoga rencana penyeberangan ini selamat sampai tujuan,” ungkapnya memohon. (*/ROLLE/JIT)






