BA’A, ROLLE.id–Ucapan mengejutkan ini terlontar dari bibir Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, di acara serah terima jabatan (Sertijab) Senin (19/1).
Dialamatkan kepada tiga pejabat yang dilantik sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat (asisten I), asisten perekonomian dan pembangunan (asisten II), dan asisten administrasi umum (asisten III).
Dengan masing-masing pejabatnya adalah, Petson S. Hangge (asisten I) Anthonius F. Banepa (asisten II) dan Pauwil J. J. Nggili (asisten III).
“Saya minta bapak-bapak (asisten) mulai hari ini ‘in action’ sebagai Sekda (Sekretaris Daerah) kecil, Sekda mini,” tegas Bupati Rote Ndao, dalam sambutannya, Senin (19/1).

Eksen yang dimaksudkan adalah tidak berdiam diri di ruang kerja. Tetapi mendatangi dinas-dinas di bawah koordinasi masing-masing asisten untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan.
“Keliling dinas-dinas yang ada di bawah koordinasi anda. Ke sana, rapat diskusi dengan kepala dinas, kabid-kabid, sekretaris. Ada problem apa di dinas ini, bagaimana cara menyelesaikannya,” tegas Bupati, dengan menyiapkan ruang khusus untuk memantau.
“Saya akan wajibkan ada grup WA (WhatsApp) para asisten dengan saya,” tegasnya lagi.
Penegasan itu ada kaitannya dengan jelang masa purna tugas (pensiun) Jonas M. Selly, sebagai Sekda Rote Ndao.

Yang dengan blak-blakkan, disebutnya pejabat eselon IIB yang baru dilantiknya, berpeluang menggantikan Jonas, yang pensiun di bulan Agustus mendatang.
Sehingga semua tugas tidak selamanya menumpuk, dan menjadi beban kerja Jonas, sebagai Sekda. “Jangan semua dikasih ke Pak Sekda,” kata Bupati.
“Saya membayangkan begini, pak Sekda duduk diam, datang asisten melaporkan pemetaan persoalan dan alternatif solusi. Artinya, kita konsen betul dengan tugas dan fungsi kita masing-masing,” sambungnya. (*/ROLLE/JIT)






