ETMC Rote Ndao Nyaris Tercoreng Gegara Wasit

HOLOAMA, ROLLE.id–Asprov PSSI NTT ditampar dengan dua aksi yang nyaris bentrok di lapangan Paulina Haning-Bullu, Selasa (22/8).  Beruntung cepat dilerai aparat keamanan, sehingga tidak mencoreng ETMC Rote Ndao.

Pemicunya diduga berasal dari kepemimpinan wasit yang dirasa tidak adil. Di mana, hanya pemain yang dituntut melakukan fair play.

Rasa kesal diungkap dari salah satu peserta ETMC. Bahwa dalam laganya melawan PSKK Kota Kupang, wasit tidak menunjukan fair playnya.

“Sportifitas bukan hanya pemain. Perlu ditunjukkan oleh wasit,” tegas kapten PS Malaka Yoko Jehaman, dalam konferensi pers di media center Stadion Paulina Haning-Bullu, Selasa (22/8).

“Sebagai kapten, hanya minta benahi wasit. Itu poin penting buat kami PS Malaka,” ungkapnya.

Demikian halnya Robi, asisten pelatihnya. Bahwa PS Malaka, timnya dirugikan dari kepemimpinan wasit.

“Kita protes bukan kalahnya. hanya keputusan wasit sangat merugikan tim,” kesalnya.

Robi, kemudian mengkonkritkan hal yang dikesalkan. Wasit disebutnya tidak merespon pelanggaran sesuai kewenangan yang dimiliki.

Bersama timnya, dia menyatakan menjunjung nilai-nilai sportifitas. Sehingga kalah-menang baginya bukan hal yang baru.

“Kami menyadari bahwa dalam sepak bola, kalah menang itu barang biasa,” kata Robi.

“Pelanggaran yang jelas disaksikan tidak ditiup oleh wasit. Banyak insiden di babak kedua yang cukup memakan waktu, wasit hanya memberikan tambahan waktu 2 menit,” ungkapnya. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.