Lagi, Terios KPU Rote Ndao Terlibat Laka Lantas, Kali Ini Ditabrak, Sebelumnya Belum Tuntas

BA’A, ROLLE.id–Satu lagi mobil operasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rote Ndao, mengalami Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Senin (29/4).

Mobil berjenis minibus Daihatsu Terios hitam metalik, bernopol DH 1796 HS. Dikendarai Agabus Lau, yang merupakan ketua KPU Rote Ndao.

Berdasarkan keterangan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Rote Ndao, mobil KPU itu terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil tangki/Light Truck Mitshubishi/FE 374, warna kuning, bernopol DH 9241 G.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang mengancam keselamatan itu. Hanya menimbulkan sejumlah kerugian material, yang ditaksir mencapai belasan juta.

“Tidak ada korban luka berat dan luka ringan, juga meninggal dunia, tidak ada,” kata Kasal Lantas, IPDA Ferdi Ndaomanu, yang dikonfirmasi ROTE MALOLE, Senin (29/4).

“Waktu kejadian sekitar pukul 14.00 wita pada Senin (29/4) di jurusan Sanggaoen menuju Oemaulain. Sedangkan kerugian material yang diperkirakan itu sekitar sebelasa juta,” ungkapnya.

“Diduga, pengemudi light truck/tangki, kurang hati-hati, atau lalai,” tambahnya.

Dijelaskan, mobil tangki yang dikendarai Ecky, saat itu mengambil jalur bukan sebenarnya (keluar jalur). Disaat bersamaan, datang Terios KPU Rote Ndao, dari arah berlawanan.

“Akibat kelalain supir mobil truck/tangki, menyeret mobil minibus Daihatsu Terios, mengakibatkan kedua mobil mengalami kerusakan,” jelas Kasat Ferdy.

Untuk diketahui, Laka Lantas ini menambah daftar kecelakaan yang menimpa kendaraan operasional lembaga penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu).

Kejadian pertama di jurusan Lekunik Kecamatan  menuju Lobalain menuju Oele Kecamatan Rote Selatan, Jumat (5/4).

Di mana, Terios hitam metalik bernopol DH 1741 HS, yang dikendari Zyifyohn Debiyandi Sanu, salah satu anggota komisioner KPU, melaju kencang dari arah Oele.

Zyifyohn, yang kemudian diketahui tak memiliki SIM ini, diduga out of control sehingga menabrak Avansa silver, DH 1390 GC.

Benturan keras dari laju kendaraan yang dipacu Zyifyohn, mengakibatkan seorang bayi berusia 4 tahun menderita patah tulang kaki, dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Siloam Kupang.

Satu korban mengalami luka robek persis di dahi, dengan 30 jahitan saat ditangani medis. Dan korban lainnya mengalami luka lecet di bagian pelipis.

“Kita masih konsentrasi terhadap proses pemulihan para korban,” kata IPDA Ferdy, terhadap penanganan kelalaian Zyifyohn, yang tak ber-SIM. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.