Hilirisasi Bikin Petani Rote Ndao ‘Naik Kelas’, Kacang Mbokak Dilirik DistanKP NTT

KUPANG, ROLLE.id–Khabar gembira ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, di tengah hiruk-pikuk kecemasan warga soal pasokan energi listrik.

Bahwa, beberapa komoditas hasil pertanian masyarakatnya, kini dilirik untuk dipasarkan secara luas.

Dan ini didirong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DistanKP) provinsi NTT, terhadap kebangkitan sektor pertanian di daerah kepulauan.

“Puji Tuhan, kita (Rote Ndao) salah satunya, yang dipandang punya potensi besar,” kata Wabup Apremoi, kepada awak media di Kota Kupang, Sabtu (24/1).

Hal itu disampaikannya usai berkoordinasi dengan kepala DistanKP NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda.

Yang ditegaskannya bahwa, hilirisasi sebagai jalan untuk menaikkan nilai jual produksi pertanian. Sekaligus mengangkat harga diri petani yang selama ini hanya menjual hasil mentah.

“Tiga komoditas kita yang menjadi perhatian serius adalah padi Gora, Kacang Mbokak, dan bawang merah,” kata Wabup Apremoi.

“Itu beberapa hasil tanah Rote Ndao yang selama ini tumbuh dari keringat dan kesabaran petani,” sambungnya.

Kepala DistanKP NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, membenarkan hal tersebut. Bahwa produksi petani Rote Ndao harus ‘naik kelas’. Yang kini difokuskan pada pengemasan untuk dipasarkan.

“Saya sudah sampaikan ke ibu Wakil Bupati, bahwa Rote Ndao, memiliki potensi besar. Salah satunya Kacang Mbokak,” tegas Joaz Bily. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.