Reka Ulang Kasus Selimber, Adegan Terakhir Paling Sadis, Kalau Kuat Silahkan Baca

BUSALANGGA, ROLLE.id– Salomi Margarita Ndu Ufi, telah tiada, tewas di tangan saudaranya sendiri, Selimber Paulus Ndu Ufi, alias El.

Kejadian tragis yang terjadi pada Minggu (8/10) sore tahun 2023 ini, menyisahkan duka yang dalam.

Tersayat menyaksikan adegan Selimber, yang menghilangkan nyawa, dalam proses rekonstruksi ulang, Selasa (16/1).

Tapi tak bisa menolaknya. Yang selain diwajibkan, penyidik Polres Rote Ndao, juga tak ingin gegabah dalam menangani tindak pidana pembunuhan itu.

Sehingga rekonstruksi dilakukan agar penyidik secara detail memahami tindak kejahatan itu. Sekaligus demi pemenuhan proses hukum yang disyaratkan.

Dari semua adegan pelaku terhadap korban yang diperankan pemeran peganti, rasa-rasanya Salomi, bukan saudarinya Selimber.

Dua benda tajam, satunya alat pertukangan, digunakan pelaku. Sehingga tubuh korban tanpa ampun dihujam berulang kali. Salomi, jatuh terkapar.

Kejadian naas itu disaksikan betul oleh salah satu saksi yang berusaha menghindarkan diri.

Saksi lainnya juga ikut menyelematkan diri, dan menyaksikan kejadian itu dari arah berbeda. Tindakan sadis ini diterangkan dalam adegan-adegan terakhir, dalam pelaksanaan rekonstruksi tersebut.

“Saksi Selviana Nassa yang melarikan diri, menyaksikan pelaku keluar dari dalam rumah memegang linggis dan menghampiri korban dan dari arah belakang,” kata Kasatreskrim Polres Rote Ndao, AKP Andri Robinson Fangidae, Selasa (16/1).

Dengan benda yang sudah dipegang, langsung diayun tepat di kepala Salomi. Seketika Salomi, jatuh tak berdaya.

Kasatreskrim Andri, menyebut, itu terjadi dalam adegan 16 sampai dengan 18. Dengan adegan terakhir (19-20), pelaku dilihat masuk rumah, dan keluar membawa sebuah alat pertukangan, yang fungsinya menggergaji kayu.

Sebelum mengganti dengan gergaji, korban masih sempat-sempatnya ditusuk lebih dari satu kali dengan sebuah besi agak panjang (linggis). Padahal, korban sudah tergeletak tak berdaya.

“Saat itu, saksi Virgantara Ndu Ufi, yang berada di depan rumahnya, dan saksi Silviana Nassa, yang berada di teras rumah saudara Yan Mboe, melihat pelaku sementara menusukkan linggis sebanyak tiga kali,” bebernya.

“Pelaku kemudian melepaskan linggis, dan masuk ke dalam rumah. Sambil memegang gergaji, lalu menggergaji,” bebernya lagi. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.