ONATALI, ROLLE.id—Mayana Tyselanata Saleky, remaja putri literasi budaya Indonesia 2025, menunjukan kecintaannya terhadap alam Rote Ndao yang lestrasi.
Dinyatakan dengan menanam ratusan pohon ‘cinta literasi’, bersama managemen PT Bo’a Development, Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli, dan Rote Hospitality Academy.
Dengan lokasinya dipusatkan di SMA Negeri 1 Rote Tengah, yang merupakan tempat Mayana, sementara menimba ilmu.

“Hari ini adalah momen yang tepat untuk mereflesikan hubungan antara manusia dengan alam,” kata remaja putri literasi budaya Indonesia 2025, Mayana Tyselanata Saleky, dalam seruan menanam pohon cinta literasi, Sabtu (29/11).
Lanjutnya dengan menyebut literasi sebagai alat menjaga keseimbangan, yang tak hanya meningkatkan kualitas kesadaran masyarakat. Tapi terus menumbuhkan kepedulian menjaga dan melestarikan alam dimulai dari lingkungan sekitar.
“Mari, kita jadikan literasi budaya sebagai inspirasi untuk menjaga dan melestarikan alam Rote Ndao, untuk Indonesia,” kata Mayana, mengajak.

Sementara itu, perwakilan PT Bo’a Development, Samsul Bahri, mengungkap bangganya atas sambutan dan penerimaan yang dirasanya hangat begitu tiba di SMA Negeri 1 Rote Tengah.
Bahwa, perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan pariwisata di Rote Ndao ini, pertama kalinya masuk di sekolah tersebut dengan membawa ratusan anakan pohon untuk ditanam memperingati hari menanam pohon tahun 2025.
“Kami hadir untuk bersama-sama kita melestarikan lingkungan di Rote Tengah,” kata perwakilan PT Bo’a Development, Samsul Bahri. (*/ROLL/JIT)






