BA’A, ROLLE.id–Masyarakat Kabupaten Rote Ndao dipastikan menjalani hari tanpa listrik, yang katanya ‘untuk kehidupan yang lebih baik’.
Pasalnya, pemadaman listrik resmi diumumkan pihak ULP Rote Ndao, dan beredar luas di Media Sosial (Medsos).
Dengan pemadaman yang ditulis ‘sistem Rote 100%’ (padam total), baru kembali menyala pada pukul 18.00 hingga 22.00 WITA. Pemadaman itu diberlakukan Jumad (23/1) hingga Minggu (1/2) mendatang.
Informasi tersebut mempertegas bahwa pasokan listrik hanya bisa diakses selama 4 jam selama 10 hari ke depan. Membuat semua aktivitas menjadi lumpuh di jam paling produktif.

Di mana, siang hari yang biasanya menjadi waktu bekerja, kini berubah menjadi masa bertahan, akibat ketiadaan pasokan listrik.
Sebab, hampir seluruh kebutuhan hidup warga bergantung pada listrik. Dari memasak, menyimpan bahan makanan, hingga menjalankan usaha kecil dan menengah.
“Kondisi ini disebabkan oleh cuaca ekstrem yang tidak memungkinkan kapal pengangkut BBM melakukan penyeberangan,” tertulis manager ULP Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay, dalam surat pemberitahuan pemadaman listrik yang diperoleh ROLLE.id (Rote Malole). (*/ROLLE/JIT)








