Sampaikan Belasungkawa, Kadis PMD Bilang Ndao Nuse Berduka, Satu Jenasah Dibawa ke Ndao

NEMBERALA, ROLLE.id–Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Rote Ndao, Yames M.K. Therik, menyatakan belasungkawanya terhadap sebuah peristiwa duka.

Ungkapan tersebut dinyatakan atas meninggalnya dua orang Kepada Desa (Kades) di Kecamatan Ndao Nuse. Dari keduanya, salah satunya berstatus Penjabat (Pj) Kades.

Yakni, Ibrahim Sereh, Kades Anarae, dan Pj Kades Ndao Nuse, Asahel Miteni Lende. Keduanya ditemukan meninggal dunia, setelah berusaha menyelamatkan diri.

Bahwa, keduanya meninggal dunia karena tenggelam, dan diduga terseret arus laut. Di mana, dari dua korban meninggal dunia, jenasah Pj Kades Ndao Nuse, Asahel, ditemukan lebih dulu.

Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek (kedua dari kanan), didampingi Kadis PMD, Yames M. K. Therik, bersama beberapa pejabat lainnya, melayat korban meninggal dunia di Puskesmas Delha, Senin (20/3). Foto : Istimewa

Korban meninggal dunia lainnya, yakni Kades Anarae, Ibrahim, ditemukan setelah upaya pencarian warga dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) pulau Rote dan Polsek Rote Barat.

“Kami merasa duka yang sangat dalam,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Rote Ndao, Yames M.K. Therrik, kepada ROTE MALOLE, Senin (20/3).

“Dua orang sahabat kami, Kepala Desa (Kades) Anarae dan Ndao Nuse, telah pergi untuk selamanya. Mereka meninggal dunia, setelah tenggelam saat pulang mancing ikan,” sambungnya.

Terhadap peristiwa tersebut, Kadis Yames, kemudian menautkan sebuah cerita di WhatsAppnya. Disebutnya duka tersebut dirasa seluruh masyarakat, terlebih masyarakat Kecamatan Ndao Nuse.

“Kecamatan Ndao Nuse berduka atas meninggalnya Bapak Desa Anarae dan Bapak Desa Ndao Nuse,” tulis Kadis Yames, di story WhatsAppnya.

Proses pemulangan jenasah Penjabat Kades Ndao Nuse, Asahel Miteni Lende, Senin (20/3). Foto : Istimewa

Dalam storynya itu, dirinya menggunakan emoji sedih dengan air mata terurai. Ada juga sebuah kalimat yang ditulisnya dengan menghastag, selamat jalan orang baik.

“Selamat jalan teman, Tuhan Yesus menguatkan dua rumpun keluarga besar Lende dan Sereh, serta masyarakat Desa Ndao Nuse dan Anarae,” tulisnya.

Sekretaris DPMD, Dolorosa M. Bria, juga menyatakan hal yang sama. Dengan membenarkan pemulangan salah satu jenasah, dirinya mengaku pemerintah membantu dengan memfasilitasi proses pemulangan tersebut.

“Satu jasad korban meninggal dunia, yaitu  Penjabat Kades Ndao Nuse, bapak Asahel Miteni Lende, sudah dibawa pulang ke Ndao. Sedangkan jasad bapak Kades Anarae, oleh keluarga disemayamkan di Desa Sanggaoen, Kecamatan,” kata Dolorosa.

“Terima kasih untuk semua pelayananya. We take your people and your family. Our pray and thougths are with dear family,” ungkapnya. (*/ROLLE/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.