Stunting Rote Ndao Turun, Wabup Apremoi Bilang Konsisten Jadi Modal

BA’A, ROLLE.id–Kabupaten Rote Ndao berhasil mencatat prestasi terhadap penurunan angka stunting yang cukup signifikan.

Dibuktikan dari data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang menunjukkan prevalensi stunting turun menjadi 32,4 persen atau menurun 7 persen dari tahun sebelumnya.

Meski demikian, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, mengingatkan bahwa tantangan masih besar. 

Disampaikan dengan berdasar pada pengukuran bulan Juli 2025, yang mencatat 1.826 balita atau 16,4 persen masih mengalami stunting.

“Ini adalah peringatan bahwa kita tidak boleh puas dengan hasil yang ada. Justru harus lebih kerja keras,” ujarnya saat dikonfirmasi ROLLE. id (ROTE MALOLE) Selasa (23/9).

Menurutnya, angka stunting bukan sekadar statistik. Tetapi realitas yang menyangkut kualitas generasi bangsa. “Setiap angka itu adalah anak-anak kita, yang masa depannya harus kita jaga,” tegasnya.

Wabup Apremoi, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan TPPS serta pelaksanaan program yang lebih tepat dan cepat.

Intervensi sensitif seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, jug didorongnya. Berikut, penyediaan air bersih, sanitasi berbasis masyarakat, hingga publikasi data stunting yang transparan.

“Konsisten, dan kerja sama lintas sektor menjadi modal utama,” ungkap Wabup Apremoi. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.