BA’A, ROLLE.id–Persoalan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao diatensi politisi partai berlambang Gajah.
Yakni, Simson Polin, anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi PSI, yang menegaskan, penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) adalah langkah strategis menjamin akses energi yang lebih merata kepada masyarakat.
Di mana, Rote Ndao saat ini dengan lima SPBU yang beroperasi, dinilai masih sangat terbatas memenuhi kebutuhan warga di wilayah kepulauan.
Belum lagi jarak antar-kecamatan yang cukup jauh, memantik atensinya yang peduli terhadap aktifitas masyarakat yang paling banyak petani, nelayan.
“Karena itu, saya langsung mengusulkan pembangunan tiga SPBU baru di Kecamatan Rote Tengah, Landu Leko, dan Rote Barat Daya,” kata Simson Polin, anggota DPRD Provinsi NTT, kepada ROLLE.id (ROLLE), Jumat (29/8).

Simson, yang juga ketua DPD PSI Rote Ndao, ditemui dalam Kunjungan Kerjanya (Kunker), ke Rote Ndao, menegaskan usulan tersebut mendapat respon positif dari Pertamina melalui program SPBU ‘satu harga’.
Yang disebutnya memungkinkan masyarakat di daerah terpencil mendapatkan BBM dengan harga yang sama seperti di wilayah lain.
Kembali ditegaskan bahwa selain mendorong pembangunan tiga SPBU baru, dua Kecamatan lainnya juga mendapat atensi yang sama.
Masing-masing adalah Kecamatan Rote Timur, dan Kecamatan Rote Selatan, dilakukan sebagai dasar pembangujan Jober.
“Dengan begitu kita bisa usulkan pembangunan jobber,” kata Simson
“Karena ini sangat penting untuk menambah cadangan BBM di daerah. Dan kalau semuanya terealisasi, totalnya ada sepuluh SPBU di Rote Ndao,” sambungnya menjelaskan. (*/ROLLE/JIT)







