NAMODALE, ROLLE.id–Di tengah hiruk-pikuk taman Kota ‘Nusa Malole’, di Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, angin Ramadhan tahun 2025, datang membawa kabar baik bagi masyarakat Rote Ndao.
Ada bazar sederhana yang sarat makna, resmi dibuka Wakil Bupati (Wabup) Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, Kamis (27/3).
Bersama senyum hangatnya yang tak pandang, juga kapasitasnya tidak membatasi rangkulan kasih kepada ‘emak-emak’ yang datang berbelanja.
Dan Wabup Apremoi, menyampaikan pesannya sebagai pemerintah dalam gelaran Bazar tersebut.
“Kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan pokok. Tetapi simbol kepedulian kami (pemerintah) terhadap masyarakat,” ucap Wabup Apremoi, dalam sambutan pembuka Bazar itu, di taman ‘Nusa Malole’, Kamis (27/3).

Usai menyampaikan sambutannya, Wabup Apremoi, didampingi dua unsur Forkompimda, yakni dari TNI dan Polri, anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin dan sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk berbelanja.
Wabup Apremoi, juga terlihat begitu ‘bestian’ dengan ketua TP-PKK Kabupaten Rote Ndao, Yanep Pellokila, dan mantan ketua TP-PKK Kabupaten Rote Ndao, Yuliana Henukh, ‘menyasar’ barisan meja-meja yang tersusun berbagai komoditas.
Diantaranya, ada beras, gula pasir, ayam beku, hingga telur, dijual dengan harga terjangkau, memantik respon Wabup Apremoi, bahwa ada peluang lain di balik Bazar itu.
“Ini peluang besar bagi kami (pemerintah) untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas,” kata Wabup Apremoi, kepada ROTE MALOLE.

Wabup Apremoi, menyebut, Bazar pemerintah itu didukung Perum Bulog, peternak ayam dan toko lokal lainnya, menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam memajukan perekonomian daerah.
“Pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri. Tapi dengan berkolaborasi, puji Tuhan Bazar ini bisa dilaksanakan,” jelas Wabup Apremoi.
Lanjut Wabup Apremoi, Bazar di taman ‘Nusa Malole’ itu menjadi ruang bercengkerama dan berbagi cerita penuh kehangatan oleh masyarakat.
Yang kemudian ditegaskan bahwa Ramadhan bukan sekedar hari besar keagaamaan. Di dalamnya ada solidaritas yang memupuk rasa kebersamaan, membingkai keberagaman menjadi satu dalam Rote Ndao.
“Bazar ini mungkin terlihat kecil, tapi bisa berdampak besar,” kata Wabup Apremoi, seraya memastikan dilakukan pada masa-masa mendatang. (*/ROLLE/JIT)