Gawat, Minyak Tanah Mulai Susah di Rote Ndao, Harga Tembus Belasan Ribu

BA’A, ROLLE.id–Minyak tanah di Kabupaten Rote Ndao, semakin susah diperoleh (langka). Kondisi ini mulai dirasa dari akhir bulan Agustus.

Kalau pun dapat, harga sudah tak sesuai lagi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Di mana, yang ditetapkan oleh pemerintah setempat adalah Rp. 5.600 jika dibeli di penyalur/pangkalan.

Dari harga tersebut, minyak tanah sering diperoleh dengan harga bervariasi. Dengan kisaran harga yang dipasarkan penjual Rp. 7.500 hingga Rp. 9.000.

Walau demikian, minyak tanah masih tetap diperoleh. Tapi kini mulai susah diperoleh, yang diduga diakibatkan dengan banyaknya proyek yang sementara dikerjakan.

“Cari minyak tanah talalu (sangat) susah,” kata Rodi, salah satu warga yang tinggal di Toundau, Desa Persiapan Nitaso, kepada wartawan, Minggu (24/9).

Karena langka, dirinya hanya mendapat dua liter. Itu dirasa tidak mencukupi kebutuhannya.

“Sebelumnya kami bisa dapat (per liter) Rp. 9.000. Tapi sekarang cari minyak tanah talalu (sangat) susah,” kata Rodi.

“Cari dimana-mana hanya dapat cuma 2 liter, dan harga Rp. 13.000 satu liter,” tambahnya. (*/ROLLE/JIT)

*Foto : Tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.