Sorot Ancaman Efisiensi, Bupati Henuk Sebut Masih Banyak Pintu, Motivasinya Pantang Merengek

BA’A, ROLLE.id–Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, dalam sambutan di peringatan hari kesaktian Pancasila, sempat menyorot rencana pemotongan anggaran.

Disampaikan bertepatan dengan penyerahan keputusan Bupati tentang pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Yang walau terasa berat dengan ancaman pemotongan yang bertambah 17,4 milyar dari sebelumnya 55,6 milyar, optimisnya tetap ada untuk memotivasi.

Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dimintanya berjejaring dengan kementerian dan badan untuk mengakses anggaran, termasuk anggaran non-budgeter.

“Tugas kita berat. Maka semua OPD harus persiapkan diri untuk mengejar anggaran di pusat,” kata Bupati Henuk, Rabu (1/10).

Menurutnya, efisiensi anggaran bukan alasan untuk menyerah. Justru kondisi tersebut menjadi pemicu untuk lebih kreatif mencari sumber pembiayaan lain.

Dicontohkan anggaran Kementerian KKP memiliki alokasi besar untuk tambak garam dan kampung nelayan. 

Kemudian, di kementerian PUPR, yang bisa diakses untuk dibawa pulang membangun Rote Ndao.

“Itu peluang yang harus kita kejar. Karena masih banyak pintu anggaran yang bisa kita buka,” tegasnya memotivasi.

Selain itu, Bupati juga menyebut peluang dari BNPP untuk pembangunan titik nol perbatasan ujung Selatan di Desa Dodaek Kecamatan Rote Selatan.

Dua utusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), bahkan disebutnya mulai melakukan survei lapangan. Menyiratkan semangat pemerintah daerah yang tidak pasif.

Bahwa kolaborasi harus dilakukan dengan intens dan tanpa ragu. “Tugas kita merebutnya,” ujarnya.

“Harus bekerja kolaboratif, kreatif, dan inovatif. Jangan merengek karena dipotong Rp73 miliar.,” tambahnya. (*/ROLLE/JIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.